Rabu, 13 Juni 2012

deal or no deal?

If i ignore you, dont ignore me back :(
Try and get my attention.
Brush away your hand as you try to hold it,
Grab it and let me know you really care.
Dont just give up,
If i seem like im doubting you and us,
Reassure me that this is just one out of a million obstacles,
Were going to go through in this relationship,
Dont act all depressed and beat yourself up about itu,
You get the feeling that i want to leave you,
Dont just sit back and watch me,
Dont say “you can leave me if you want”.
TELL ME HOW MUCH YOU WANT ME STAY !!!
Im just a girl, and i need to feel needed sometimes, syng.. :')



 
tidak selalu yang kamu baca adalah kamu, dan tidak selalu yang aku tulis adalah aku...

Senin, 11 Juni 2012

vocal grup

ini foto diambil pas ngambil nilai pelajaran seni budaya, kami disuruh buat semacem vocal grup.
karena kreatifitas anggota kelompok, jd buat mahkota dari daun, lucu banget :''
kami nyanyi lagu ampar- ampar pisang, yamko rambe yamko sama heal the world.
eh tapi tepatnya aku gak ikutan nyanyi, karna karnaaa aku gak bisa nyanyi huehehe
aku cuma maen gitar sama cende, dan yg lain yg nyanyi. tapi cende juga gak ikutan nyanyi kok karna suara nya ngepas sama kayak gue hehehe :p



Jumat, 08 Juni 2012

pishing menyerang twitter lewat dm !


Kejahatan Internet atau sering disebut Cyber Crime memang tak bisa dihentikan. Setelah satu kasus terpecahkan dan terlewati, selalu muncul kasus baru yang pastinya merugikan. Sebelumnya mungkin kita pernah tahu atau mungkin menjadi korban spamming di facebook. Selanjutnya berubah menjadi lebih parah, yaitu penyebaran virus lewat media Chat Facebook, hal ini juga sudah banyak memakan korban dan tentunya sangat merugikan. Dan sampai saat ini penyebaran virus lewat media Chat Facebook masih belum bisa dihentikan.
Terlepas dari masalah tersebut, Twitter juga merupakan salah satu situs jejaring terbesar dan populer seperti Facebook. Jadi tentu saja ini menjadi sesuatu yang menarik bagi penjahat cyber. Dan memang benar, para penjahat cyber ini kini mulai bergentayangan pada platform sosial ini untuk menipu Anda (para pengguna Twitter).
Bagaimana proses phishing ini dilakukan?
Berikut ini sedikit saya kutip tentang informasi ini dari situs Softpedia.com
Awalnya Anda akan menerima sebuah link (biasanya via pesan), kemudian ketika Anda klik akan muncul halaman ‘Twitter’, yang sedang menunggu Anda untuk log-in. Tapi jangan terkecoh karena ini bukanlah halam website Twitter yang asli.
Jika Anda memasukkan username dan password Anda untuk log-in di ‘halaman’ Twitter tadi, maka bersiaplah untuk mengucapkan selamat tinggal pada Twitter Anda. Karena, ternyata semua itu hanyalah skema pishing yang dirancang dengan baik untuk menipu Anda.
Maka untuk mencegah akun anda di pishing, perikasalah baik-baik address bar browser Anda, pastikan tulisannya adalah ‘twitter’ dan bukan ‘twitteIr’. Kalau Anda kurang teliti, Anda bisa saja tertipu, karena tulisannya memang hampir mirip.
Pishing yang dilakukan oleh hacker ini biasanya bertujuan untuk mendapatkan password dari korbannya, yang kemudian mereka mengubah password tersebut agar pemilik akun tidak bisa lagi mengakses akunnya.
twitter-phishingApakah Anda masih menginginkan akun Twitter Anda? So tetap hati-hati jangan mudah percaya dan jangan asal klak-klik link yang tidak jelas. OK! Apa lagi sampai melakukan login di situs-situs phishing. :)

Kamis, 31 Mei 2012

8x3 = 24

Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat.
Pembeli berteriak: "3x8 = 23, kenapa kamu bilang 24?

"Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: "Sobat, 3x8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi".

Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: "Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan".

Yan Hui: "Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?"

Pembeli kain: "Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?"

Yan Hui: "Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu".

Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius. Setelah Confusius tahu duduk persoalannya, Confusius  berkata
kepada Yan Hui sambil tertawa: "3x8 = 23. Yan Hui, kamu kalah. Kasihkan jabatanmu kepada dia." Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya. Ketika mendengar Confusius bilang dia salah, diturunkannya topinya lalu dia berikan kepada pembeli kain.

Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu dengan puas.Walaupun Yan Hui menerima penilaian Confusius tapi hatinya tidak sependapat. Dia merasa Confusius sudah tua dan pikun sehingga dia tidak mau lagi belajar darinya. Yan Hui minta cuti dengan alasan urusan keluarga. Confusius tahu isi hati Yan Hui dan memberi cuti padanya. Sebelum berangkat, Yan Hui pamitan dan Confusius memintanya cepat kembali setelah urusannya selesai, dan memberi Yan Hui dua nasehat : "Bila hujan lebat, janganlah berteduh di bawah pohon. Dan jangan membunuh."

Yan Hui bilang baiklah lalu berangkat pulang.

Di dalam perjalanan tiba2 angin kencang disertai petir, kelihatannya sudah mau turun hujan lebat. Yan Hui ingin berlindung di bawah pohon tapi tiba2 ingat nasehat Confusius dan dalam hati berpikir untuk menuruti kata gurunya sekali lagi. Dia meninggalkan pohon itu. Belum lama dia pergi, petir menyambar dan pohon itu hancur. Yan Hui terkejut, nasehat gurunya yang pertama sudah terbukti.

Apakah saya akan membunuh orang? Yan Hui tiba dirumahnya sudah larut malam dan tidak ingin mengganggu tidur istrinya. Dia menggunakan pedangnya untuk membuka kamarnya. Sesampai didepan ranjang, dia meraba dan mendapati ada seorang di sisi kiri ranjang dan seorang lagi di sisi kanan. Dia sangat marah, dan mau menghunus pedangnya. Pada saat mau menghujamkan pedangnya, dia ingat lagi nasehat Confusius, jangan membunuh. Dia lalu menyalakan lilin dan ternyata yang tidur disamping istrinya adalah adik istrinya.

Pada keesokan harinya, Yan Hui kembali ke Confusius, berlutut dan berkata: "Guru, bagaimana guru tahu apa yang akan terjadi?"

Confusius berkata: "Kemarin hari sangatlah panas, diperkirakan akan turun hujan petir, makanya guru mengingatkanmu untuk tidak berlindung dibawah pohon. Kamu kemarin pergi dengan amarah dan membawa pedang, maka guru mengingatkanmu agar jangan membunuh".

Yan Hui berkata: "Guru, perkiraanmu hebat sekali, murid sangatlah kagum."

Confusius bilang: "Aku tahu kamu minta cuti bukanlah karena urusan keluarga. Kamu tidak ingin belajar lagi dariku. Cobalah kamu pikir. Kemarin guru bilang 3x8=23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu. Tapi jikalau guru bilang 3x8=24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah dan itu berarti akan hilang 1 nyawa. Menurutmu, jabatanmu lebih penting atau kehilangan 1 nyawa yang lebih penting?"

Yan Hui sadar akan kesalahannya dan berkata : "Guru mementingkan yang lebih utama, murid malah berpikir guru sudah tua dan pikun. Murid benar2 malu."

Sejak itu, kemanapun Confusius pergi Yan Hui selalu mengikutinya.

Cerita ini mengingatkan kita:

Jikapun aku bertaruh dan memenangkan seluruh dunia, tapi aku kehilangan kamu, apalah artinya.

Dengan kata lain, kamu bertaruh memenangkan apa yang kamu anggap adalah kebenaran, tapi malah kehilangan sesuatu yang lebih penting.

Banyak hal ada kadar kepentingannya. Janganlah gara2 bertaruh mati2an untuk prinsip kebenaran itu, tapi akhirnya malah menyesal, sudahlah terlambat.

Banyak hal sebenarnya tidak perlu dipertaruhkan. Mundur selangkah, malah yang didapat adalah kebaikan bagi semua orang.

Bersikeras melawan pelanggan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.

Bersikeras melawan atasan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.

Bersikeras melawan suami. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.

Bersikeras melawan teman. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga

Kemenangan bukanlah soal medali, tapi terlebih dulu adalah kemenangan terhadap diri dan lebih penting kemenangan di dalam hati.

BE A WINNER!